29 May 2015

Colorful Dance (with plastic bag costume)

Minggu lalu Dija dan teman teman tampil lagi 
di panggung sekolah
ada lomba tari antar kelas




kami menampilkan tari modern
pakai lagu Bara-Bere 




kostumnya dibikinin Tante Elsa
pakai rok tutu dari tas kresek
dan bunga bunga dari tas kresek juga

kalo pompom nya pakai kertas minyak



Hari itu kelas kelas lain juga tampil
tariannya bagus bagus deh
Dija dan teman teman menunggu sambil memperhatikan
semoga tarian kami juga bagus yaa



Tim Sulawesi dipanggil !!
itu giliran kami menari sudah tiba

Bissmillahirrohmanirrohiiiiiiiiiim



awalnya lancar sih..

tapi kemudian, stiknya pompom ku lepas
Aku jadi bingung

teriak teriak ke Bu Nita
Bu Nita bilang  "Tidak apa apa, Lanjutkan menarinya"

aku lalu menari lagi




Alhamdulillaaah....
bisa menari sampai selesai !!!

Hooree hoooreee...
penontonnya kasih tepuk tangan yang meriah
Dija dan teman teman jadi senang sekali



Lega!
tadi Dija lupa senyum karea gugup
sekarang bisa senyum lagi

alhamdulillaaah





Catatan Tante Elsa :

**  Hampir sebulan yang lalu, ketika Dija menerima tugas menari, bertepatan juga dengan rencana pementasan balet di surabaya. Jadi Dija selama bulan itu latihan untuk dua tarian. Sempat mengalami kebingungan juga, Dija yang awalnya cepat hafal gerakan, kali ini jadi agak susah. Tapi alhamdulillah setelah banyak latihan,Dija bisa menguasainya. Alhamdulillah tugas menari yang di sekolah sudah selesai, sekarang tinggal meneruskan latihan untuk pertunjukan baletnya nanti tanggal 13 juni.

** Bu Nita gurunya Dija, menetapkan kostum untuk menari kali ini adalah kaos biru muda, dan celana legging putih, kemudian rencananya ditambah rok atau hiasan lainnya. Beliau juga terbuka untuk menerima masukan mengenai kostum. Aku jadi mikir, apa menariknya hanya kaos dan legging. Mau tampil menari, meskipun hanya classmeeting alias lomba antar kelas saja, tetep dong harus tampil yang meriah dan menarik perhatian. Apalagi lagunya berirama cepat, jadi harus yang ceria dan penuh warna. Aku googling tentang kostum menari anak anak TK, tapi terbentur kendala dana. Hehehehe, aku sih pesimis wali murid yang lain mau "mengucurkan dana" hanya untuk kostum menari yang dipakai sekali saja. Akhirnya mikir lagi, kostum kayak apa yang murah meriah (kalo bisa gak pake keluar uang) tapi tetap mampu menarik perhatian penonton, dan anak anak jadi terlihat colorful. Googling lagi.... sampai lah pada ide memakai bahan daur ulang, yaitu tas kresek atau tas plastik. Kami di rumah punya kebiasaan menyimpan tas kresek bekas, lalu menggunakannya lagi jika diperlukan. Aku asumsikan, ibu ibu yang lain juga begitu, maka aku meminta bantuan ibu ibu lain untuk mengumpulkan tas kresek bekas.

** Kostum rok tutu yang dipakai Dija dan kawan kawan menggunakan tas kresek warna putih. Satu rok bisa menghabiskan 20 hingga 30 tas kresek, tergantung tebal tipisnya plastik. Cara membuatnya sangat sangat mudah, step by step nya bisa dilihat di SINI.

** Bunga di pinggang dan di kepala juga memakai tas kresek warna-warni. Cara membuatnya bisa dilihat di SANA.

** Ada insiden kecil di tengah tengah menari, stik pompom yang dipegang Dija terlepas. Dija sempat bingung, hingga berhenti menari. Lucunya teman temannya juga ikutan berhenti sejenak, karena teman temannya semua mengikuti gerakannya Dija. Dija membetulkan pompomnya, sambil teriak teriak ke gurunya, memberi tahu bahwa stik nya terlepas. Rupanya Dija panik. Gurunya tetap tenang dan menyuruh Dija melanjutkan tariannya. Mungkin karena melihat gurunya senyum dan tetap tenang, Dija jadi cukup percaya diri melanjutkan tariannya hingga selesai. Meskipun mungkin gara gara insiden itu,Dija jadi susah senyum, hehehehehe...
gak apalah, hikmahnya Dija punya pengalaman bagaimana menguasai keadaan, tetap tenang di panggung meskipun ada insiden. 
Jadi gak berharap untuk menang lagi, pengalaman Dija tadi sudah sangat sangat berharga.

** Setelah classmeeting berakhir, Dija dan kawan kawan mendapatkan tugas lagi dari sekolah, untuk tampil di acara wisuda TK bulan depan. Dija kebetulan masuk tim drama, kebagian tugas peran sebagai Ratu Majapahit. Dija sempat berlatih sebentar, dan dia sangat menyukai peran nya sebagai ratu. Aku juga sempat mengajaknya browsing kostum ratu, bersiap siap jika harus membuat sendiri kostumnya. Tapi sayang, kemudian aku menyadari bahwa acara wisuda TK bertepatan dengan jadwal pertunjukan balet di surabaya. Gak mungkin ikut dua duanya, aku pun memutuskan untuk Dija ikut pentas balet saja. Pertimbanganku adalah, pentas balet di surabaya ini adalah pengalaman pertama  bisa manggung di sebuah panggung yang lebih besar, nanti Dija bisa bertemu dengan tim tim balet yang lain, Dija juga bisa bertemu balerina dari jepang. Ini pertunjukan dengan skala yang lebih besar, dan aku pingin Dija bisa melihat dunia luar. Bukan mengecilkan pentas di sekolah, tapi Dija sudah pernah pentas di sekolah, menurutku Dija perlu mencoba pentas juga di tempat lain kan? 
semoga pilihanku tidak salah....

** Karena Jadwalnya bentrok, akhirnya dengan berat hati Dija mengundurkan diri dari perannya sebagai Ratu. Dija sempat ngambeg, alhamdulillah setelah diberi pengertian dan di motivasi oleh kepala sekolahnya, dan gurunya, Dija bisa mengerti. Sekarang dia lagi fokus sama latihan baletnya. 

** Semangat ya Dija... anakku sayang....

18 May 2015

Pementasan Ballet Imlek

Dija : Kedua dari kiri

Kira kira 2 bulan yang lalu
Dija dan teman teman ada pementasan balet
acaranya di Klenteng
meramaikan tahun baru imlek

13 May 2015

Banyumulek Lombok



Minggu lalu, Dija jalan jalan ke Lombok
naik pesawat dari Surabaya
tiba di Mataram udah malam
aku langsung tidur




Pagi pagi sekali udah bangun
Om Doni, guide kami, mengajak keliling lombok
Tujuan pertama adalah desa Banyumulek
mau lihat lihat kerajinan dari tanah lihat

5 May 2015

Taman Safari Indonesia 2


Bulan lalu
Dija daan teman teman mengunjungi Taman Safari Indonesia 2
di Prigen , Pasuruan, Jawa Timur


kami beramai ramai naik bus
Bus nya besaar sekali


di sana, kami melihat banyak binatang
ada pertunjukannya juga lho

yang pertama pertunjukan lumba-lumba
lumba lumbanya pintar sekali
bisa loncat tinggi sekali

10 Apr 2015

Bukan Aku, Buk !



(1)  Bukan Aku, Buk !
Dija sedang makan, sambil nonton film. Rupanya ia sudah kenyang, sehingga makanannya tidak dihabiskan. Lalu ia bawa piringnya ke Ibu sambil bilang :  "Buk, maaf ya. Perutku sama mulutku ini lho... sudah kenyang. Padahal aku belom Buk. Cuman perutku sama mulutku sudah gak mau makan"

Sambil menahan tawa, Ibu bilang : "Dija bilang dong ke perutnya, makanannya harus dihabisin"
Dengan serius Dija menjawab : "Sudah buk. Tapi kenyang. Bukan aku lho yang kenyang, tapi perutku... sama mulutku juga"


6 Apr 2015

Asal Usul Danau Toba







akhir maret lalu
ada lomba lomba antar kelas di sekolah Dija
ada lomba menyanyi, lomba membaca cerita
dan lomba bermain peran

Untuk lomba main peran.
kelasnya Dija dapat cerita Asal Usul Danau Toba
semua ikut bermain peran.
Dija berperan jadi putri ikan
Kevin berperan jadi Toba
Sakti jadi Samosir
Anda jadi narator pembaca cerita
dan teman teman lain jadi pendukung cerita

31 Mar 2015

Ulang Tahun di Sekolah




Ulang Tahun ku di sekolah
dirayakan tanggal 20 maret 2015
bersama teman-teman
dan bu guru


kami semua berkumpul di hall
gu guru sudah menghias sekolah 
ada gantungan warna-warni, ada balon, ada poster besaaaar...